Tampilkan postingan dengan label MOTIVATION. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVATION. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 November 2025

Bangkit dari Stuck: Seni Menggerakkan Diri di Saat Hidup Terasa Mandek

Bangkit dari Stuck: Seni Menggerakkan Diri di Saat Hidup Terasa Mandek

Pernah merasa hidup berjalan… tapi tidak benar-benar bergerak?

Rutinitas tetap sama, pekerjaan tetap itu-itu saja, dan semangat perlahan terasa menipis?

Kondisi ini disebut mental stuck, keadaan ketika pikiran aktif, tetapi langkah hidup tidak maju.
Yang sering membuatnya makin berat adalah: Anda sadar sedang mandek, tapi tidak tahu harus mulai dari mana.

Kabar baiknya, rasa stuck bukan tanda kegagalan.
Justru ia adalah sinyal bahwa diri sedang meminta pembaruan.

Jumat, 22 Agustus 2025

Sejauh Apa pun Proses Belajar Kita, Selalu Ada Ruang untuk Bertumbuh

Pertemuan Lurah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Sedunia di Yogyakarta

Belajar adalah perjalanan yang tidak pernah ada ujungnya. Sejauh apa pun proses belajar kita, selalu ada ruang untuk tumbuh. Ilmu pengetahuan Allah begitu luas, sehingga setiap manusia hanya mampu menggali sedikit demi sedikit dari samudra kebijaksanaan yang tidak terbatas.

Mari kita renungkan mengapa penting untuk selalu membuka ruang pertumbuhan, bersyukur, dan menjaga kerendahan hati dalam setiap langkah perjalanan ilmu.

Senin, 03 Februari 2025

Cara Bersyukur dalam Situasi Sesulit Apa pun: Kunci Kebahagiaan Sejati


Menemukan Cahaya di Tengah Gelapnya Ujian

Hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Ada saatnya kita dihadapkan pada cobaan yang berat, kehilangan yang menyakitkan, atau kegagalan yang membuat hati kita hancur. Namun, di tengah segala kesulitan itu, ada satu kunci yang dapat membuat kita tetap kuat, tenang, dan bahkan bahagia: BERSYUKUR.

Bersyukur bukan berarti kita menutup mata terhadap kenyataan. Justru, bersyukur adalah cara kita melihat hidup dengan lebih bijaksana. Ini bukan sekadar teori kosong—bersyukur telah terbukti secara ilmiah dan spiritual sebagai salah satu cara paling ampuh untuk menghadapi tantangan hidup dengan ketenangan dan kebijaksanaan.

Mari kita pelajari bagaimana cara bersyukur dalam situasi sesulit apa pun, agar hidup kita lebih bermakna dan penuh keberkahan.

Mengapa Bersyukur Itu Realistis?

Banyak orang mengira bahwa bersyukur di tengah kesulitan adalah sikap yang naif, tidak realistis, atau bahkan seperti menutup mata terhadap masalah. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya.

Ketika kita bersyukur, kita membebaskan diri dari kecemasan, kebencian, dan kekecewaan yang menggerogoti hati kita. Dengan bersyukur, kita belajar menerima dan memahami bahwa setiap kejadian dalam hidup memiliki makna, memiliki pelajaran, dan memiliki hikmah yang dapat membuat kita lebih kuat dan lebih bijaksana.

Jadi, bagaimana cara kita tetap bersyukur meskipun hidup sedang terasa berat? Berikut adalah lima langkah sederhana yang bisa Anda lakukan.

Kamis, 23 Januari 2025

Pengharapan Tanpa Tindakan Hanyalah Angan-Angan: Mengubah Mimpi Menjadi Realita


Dalam hidup, kita sering mendengar ungkapan bahwa harapan adalah bahan bakar kehidupan. Harapan membuat kita terus melangkah meskipun jalan yang kita lalui penuh dengan tantangan. Namun, apakah harapan itu cukup? Apakah sekadar berharap bisa membawa kita mencapai tujuan? Seperti yang diungkapkan dalam kutipan bijak ini, “Pengharapan yang sesungguhnya ialah yang disertai tindakan. Kalau tidak, itu hanya angan-angan.”

Kutipan ini menyiratkan pesan mendalam tentang pentingnya tindakan dalam mewujudkan harapan. Harapan tanpa tindakan adalah seperti berlayar tanpa arah, berangan-angan tanpa rencana, atau menanam benih tanpa menyiramnya. Berikut ini adalah beberapa refleksi penting tentang bagaimana kita dapat menghidupkan harapan melalui tindakan nyata.

1. Mengidentifikasi Harapan yang Realistis

Langkah pertama dalam menjadikan harapan lebih dari sekadar angan-angan adalah memastikan bahwa harapan tersebut realistis. Harapan yang terlalu abstrak atau tidak spesifik sering kali membuat kita bingung harus mulai dari mana. Misalnya, jika Anda berharap menjadi lebih sehat, jangan berhenti hanya pada keinginan tersebut. Tetapkan tujuan yang spesifik, seperti berolahraga 30 menit sehari atau mengganti makanan ringan dengan buah-buahan.

Harapan yang realistis memberikan kita arah yang jelas. Ketika kita tahu apa yang ingin dicapai, langkah selanjutnya adalah merancang tindakan untuk mencapainya.

2. Membangun Kebiasaan Kecil yang Konsisten

Sering kali, orang merasa bahwa mereka harus melakukan sesuatu yang besar untuk mewujudkan harapan. Padahal, tindakan kecil yang konsisten jauh lebih efektif daripada usaha besar yang hanya dilakukan sekali. Sebagai contoh, jika Anda ingin menulis sebuah buku, mulailah dengan menulis satu halaman setiap hari. Dalam satu tahun, Anda akan memiliki ratusan halaman.

Konsistensi adalah kunci untuk mengubah tindakan kecil menjadi hasil besar. Seperti pepatah mengatakan, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Dengan langkah kecil yang terus dilakukan, harapan Anda akan semakin mendekati kenyataan.

Kamis, 20 Februari 2020

Bangkit

Apakah ada orang tidak memiliki tantangan dalam  hidup?

Kehilangan benda berharga, ditinggal orang yang dikasihi, berkencan dengan ketetapan Allah yang awalnya sulit diterima.

Semua orang memiliki tantangan yang sudah ditakar oleh yang Maha Bijaksana sesuai dengan kesanggupannya.

 ... لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ...

..."Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya"... (Q.S. Al -Baqoroh: 286)

Jika diuji dengan tantangan hidup, Allah yakin bahwa kita sanggup. Karena ujian hanya diperuntukkan untuk orang yang akan naik kelas.

Jika kita dihadapkan kepada keadaan yang tidak kita kehendaki apa yang harus kita lakukan?

Sebagian orang akan mencari solusi/ jalan keluar.
Bagaimana cara bangkit dari keterpurukan?

Kamis, 30 Januari 2020

You Can Do It


Allah tidak akan menempatkanmu dalam suatu keadaan di mana kamu tidak dapat mengatasinya.

Firman Allah لا يكلف الله نفساً إلا وسعها , bahwa Allah tidak membebani seseorang diluar kemampuannya (Q.S. Al-Baqoroh:286)

Percayalah, you can do it, you can make it better than before.

“الإرادة القوية تبذل من الجهد ما يتحدى المصاعب والآلام. وأن الإرادة الضعيفة عاجزة حتى مع وجود الوسائل والإمكانيات.”

“Kemauan yang kuat akan mengerahkan seluruh kesungguhan, walau menghadapi banyak kesulitan penderitaan. Sebaliknya, kemauan yang lemah menjadi tak berdaya meskipun sarana dan waktu tersedia.”

Bila dorongan itu tidak ada pada diri seseorang, maka ia menjadi tak berdaya. Karena itu Nabi Muhammad shalaullohhu 'alaihi Wassalam mengajarkan kita untuk berdoa:

” اللهم إني أعوذ بك من الهم والحزن وأعوذ بك من العجز والكسل، وأعوذ بك من الجبن والبخل، وأعوذ بك من غلبة الدين وقهر الرجال”

“Ya Allah, aku berlindungan kepadaMu dari rasa sesak dada dan gelisah, dan aku berlindung kepadaMu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepadaMu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepadaMu dari dilingkupi utang dan dominasi manusia.”

Senin, 09 Desember 2019

Tips Menjadi Dai


Duka menyelimuti seluruh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Bengkulu hari ini. Salah satu dosen terbaik kami meninggal dunia Hj. Elfa Syukria, M.Ag. Wajah duka dan kehilangan tampak di dunia maya dan nyata terutama yang pernah merasakan budi baik alhamrhumah.

Masjid Al-Farabi kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu selalu menyelenggarakan kultum sambil menunggu jamaah sholat zuhur. Berhubung kabar duka yang menyelimuti segenap sivitas, saya mengangkat tema “Cerdas Ala Rasul”.  InsyaAllah akan kita bahas di lain waktu.

Setelah memberikan kultum di Masjid Al-Farabi salah satu wartawan RBTV bercerita tentang program baru mereka “Mendadak Dai”. Mereka akan mencari secara acak para mahasiswa untuk berceramah. Namanya  juga mendadak dai.

Selasa, 06 Maret 2018

The Magic of One Step

“Ribuan Mil dimulai dari satu langkah sederhana”

Ada satu ungkapan yang masih saya ingat dalam acara malam bina iman dan takwa di masjid Ukhuwah Islamiah Universitas Indonesia beberapa bulan yang lalu. Mereka yang hadir tentu, rata-rata merupakan alumni UI yang saat ini memiliki latar belakang profesi yang berbeda.

“Seperti yang kita ketahui generasi milenial hari ini rata-rata memiliki impian ingin menginspirasi dunia. Akan tetapi, kelemahan generasi milenial ini tidak banyak yang mau memulai sesuatu dari hal yang kecil.  Syafa  tidak mengajarkan hal-hal besar. Mereka yang bergabung di dalamnya diajarkan profesional, hidup adalah memilih (jangan buru-buru). Akan tetapi, jika sudah memilih sesuatu. Maka kita harus all out di sana.” Tegas Dr. Arief Munandar.

Kamis, 07 September 2017

Sebuah Pertanyaan Besar

Beberapa tahun yang lalu ketika menginjak dunia kampus, bergelut dengan beragam aktivitas yang penuh tantangan, dan bergelut dengan beragam episode memberikan kisah serta pesan indah untuk menatap masa depan. Saya selalu bertanya hingga hari ini pertanyaan itu masih banyak ditanyakan oleh banyak orang, “Mengapa orang-orang tertentu lebih sukses daripada orang lain?”

Sebagian orang mungkin sudah mengetahui jawabannya dan sebagian besar masih mencari tahu. Tahukah kita, padahal jawaban yang paling penting mengejutkan saya, sebagaimana jawaban ini mengejutkan kebanyakan orang.  Maukah Anda mengetahui jawabannya?

Selasa, 21 Februari 2017

Membulatkan Tekad

Apa yang membuat hidup manusia sulit maju dan berkembang? Salah satunya adalah keragu-raguan adalah virus yang cukup mematikan ketika kita akan memulai langkah. Virus ini dapat menjangkit siapa saja yang kebingungan dalam memutuskan tujuan hidupnya. Bingung mau menekuni profesi apa? Bingung mau mengerjakan apa? Bingung mau kemana mengarahkan hidupnya.

Selasa, 24 Januari 2017

Yakin dan Sungguh-Sungguh

Apa yang diperlukan agar seseorang dapat menjalani hidup dengan bahagia, ceria, dan menggapai keberhasilan dalam bidang yang mereka jalani?

Jika kita hari ini merasakan, kenapa hidup yang saya jalani kiat menanjak, menantang, dan gelap. Teruslah berusaha, bersungguh-sungguhlah menghadirkan Allah dalam setiap episode kehidupan yang kita jalani.

Jika dalam kondisi sulit, sempit, duka, bukankah Nabi mengajarkan kita untuk berdoa:

 Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan 
artinya: Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya (H.R. An-Nasai dan Al-Hakim)

Keberhasilan ditentukan oleh ukuran keyakinan kita untuk meraih kemenangan! Dan Kesungguh-sungguhan untuk menjalani setiap prosesnya.

Ada pepatah mengatakan...
Apa yang sedang kita pikirkan, itulah yang sedang terjadi, atau akan terjadi. Oleh sebab itu... Latihlah diri, hati, dan pikiran kita untuk selalu merespon hanya pada hal-hal yang positif!

Latihlah ia terus menerus, jangan hanya sesaat, tapi berkesinambungan dan sepanjang waktu. Semakin tinggi tujuan yang kita capai semakin berat perjalananya. Kita memerlukan banyak latihan dan kesabaran ekstra untuk naik ke sana.

Sahabat, Tuhan pada dasarnya sudah menyiapkan berbagai situasi dalam hidup kita untuk dipilih, dan dijalani dengan sungguh-sungguh sesuai dengan impian yang kita miliki. Situasi yang menguatkan otot keputusan, kesabaran, ketangguhan kita dalam menjalani hidup.

Selasa, 13 Desember 2016

Kemajuan Orang Lain bukan Berarti Kamu Gagal

Dok. Pribadi "Kebun Raya Bogor"
Pernahkah Anda merasa bahwa orang-orang di sekeliling Anda jauh lebih unggul dan maju dari diri Anda? Biasanya seseorang akan memamerkan kemajuan hidupnya dengan menampilkannya di media sosial yang mereka miliki. Memiliki ini dan itu, pergi keliling dunia, mendapatkan beasiswa, bekerja di sebuah perusahaan yang bergengsi dan beraneka ragam beserta pernak-perniknya.

Dulu saya juga pernah merasakan hal yang demikian, terutama ketika SD. Maklum belum memiliki sudut pandang yang pas tentang kemajuan. Tetapi, sekarang saya menyadari “The progress of other people does not mean that you are failing.”

Jumat, 21 Oktober 2016

Menikmati Proses

Semua pasti butuh proses. Semua pasti mengalami halangan dan rintangan. Dan sebenarnya, justru itulah "vitamin" yang akan mengantarkan kita pada kesuksesan.

Dengan kesadaran bahwa semuanya butuh diperjuangkan, maka kita akan jadi pribadi-pribadi yang kuat menghadapi goncangan. Tak ada satu pun tokoh sukses dunia yang tak mengalami berbagai ujian. Namun justru dengan ujian tersebut, perjuangan mereka justru mengkristal sehingga melahirkan kekayaan mental utuh yang mengantarkan mereka pada pencapaian yang mampu melewati batas zaman.

Selasa, 11 Oktober 2016

Ringankan Hidup Anda Dengan Memberi

Jika Anda meras tak ada seorang pun yang mengasihi ketika kesulitan datang melanda dalam kehidupan Anda. Atau tidak ada yang mau merayakan keberhasilan yang Anda capai. Mungkin juga tidak ada seorang pun yang bersedia memandang, memperhatikan, mendengar apa pun dari diri Anda. Jangan masukkan ke dalam hati.

Benarlah sebuah ungkapan dari imam syafii ”Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan. Supaya kamu mengetahui bahwa  Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya.”

Baca Juga Kisah : Dimanakah Jodohku

Tidak perlu risaukan sikap orang lain. Manusia secara fitrohnya memang mencintai dirinya sendiri, kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri. Oleh karena itu, tidak perlu memasukkan itu semua ke dalam hati. Karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah Anda.

Lalu bagaimana agar langkah kita menjadi ringan?

Selasa, 04 Oktober 2016

Syarat Meraih Cita-Cita Yang Tinggi (1)

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang

Untukmu yang sedang berjuang meraih cita-cita.

Apakah Anda pernah memperhatikan bagaimana sikap orang yang memiliki cita-cita dan orang yang tidak memiliki cita-cita dalam hidup? Apakah mereka memiliki hal yang sama? Sejak kecil hingga saat ini mungkin kita sering bertanya dan ditanya mengenai cita-cita.

Semoga bergantinya hari memberikan semangat baru kepada kita untuk kembali memberikan ikhtiar yang terbaik dalam menggapai cita-cita. Sambil menghirup udara pagi yang segar, mari kita bahas syarat apa saja yang dibutuhkan seseorang dalam meraih cita-cita yang tinggi?

Kamis, 08 September 2016

Fajar dan Kegelapan

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Ada sebuah pepatah arab yang mengatakan bahwa jika malam sudah semakin kelam maka yakinlah bahwa fajar akan segera tiba. Dalam kehidupan kita akan mengalami situasi sama halnya seperti cahaya. Terkadang terang benderang, redup dan gelap. Ada yang saat ini berada pada kondisi terang benderang dan di sisi lain ada yang gelap. Tetapi, yakinlah Perubahan adalah sebuah keniscayaan


Kegelapan itu dapat berupa, tabiat buruk, suka bermaksiat, dan segala macam bentuk kejahatan. Sedangkan terang benderang dapat diibaratkan bagaikan, kegemaran melakukan kebajikan, akhlak yang baik, petunjuk, jalan yang lurus, dan aneka kebajikan yang kita lakukan. Situasi redup dapat kita ibaratkan sebuah masa peralihan atau menurunnya iman seseorang, kembali ke tabiat lama, ketidakkonsistenan dalam beramal.

Rabu, 31 Agustus 2016

Menjadi Cermin Yang Baik

Salah satu pekerjaan yang mudah meluncur dari mulut manusia adalah mengkritik, mungkin karena melihat kesalahan orang lain itu lebih gampang. Pertanyaannya, apakah kritikan yang didasari oleh mencari-cari kesalahan orang lain akan memperbaiki keadaan?

Apakah Anda sudah menghabiskan waktu dan tenaga untuk menilai apakah orang lain telah berbuat salah atau benar? Harus kita akui, kita lebih mudah untuk melihat kesalahan yang dilakukan oleh orang lain. Apakah jika kita berada diposisi orang yang kita kritik, kita dapat melakukannya dengan lebih baik?

Apa pekerjaan yang sulit dilakukan oleh manusia? Salahnya adalah melihat kesalahan diri sendiri.  Kenapa karena manusia fitrahnya sangat mencintai dirinya sendiri, sehingga tersembunyilah baginya aib dirinya, walaupun nyata kesalahan yang dilakukan tidak kelihatan baginya.

Minggu, 24 Juli 2016

Kekuatan Keputusan dan Komitmen



Sumber : Google

Ada banyak orang yang menyerah dengan keadaan. Berputar arah karena tidak kuat menghadapi tantangan. Menghadapi hari-hari yang kian menantang. 

Lalu apa yang harus kita lakukan? Cara paling ampuh untuk membentuk kehidupan kita adalah dengan memastikan diri mengambil tindakan.

Perbedaan hasil di antara orang-orang itu pada akhirnya adalah karena perbedaan apa yang mereka LAKUKAN dalam situasi yang sama.

Tindakan berbeda memberikan hasil berbeda. Mengapa? Sebab tindakan mana pun adalah penyebab yang menggerakkan, dan pengaruhnya akan berakumulasi menggerakkan kita ke arah yang pasti. Setiap arah menuntun pada tujuan akhir: Takdir kita.

Senin, 18 Juli 2016

Bagaimana Cara Belajar Dari Kesalahan ?



Kira-kira menurut Anda, adakah orang yang selama hidupnya tidak pernah berbuat salah? Apakah Anda pernah melakukan kesalahan dalam hidup? Seberapa seringkah? Bila Anda tidak pernah melakukan kesalahan jangan bangga dulu, sebaiknya Anda melihat kembali jalan yang telah Anda lalui. Mengapa? Karena jangan-jangan Anda selama ini tidak melangkah satu langkah pun.

Kesalahan memang tidak mengenakkan, terkadang memalukan, dan terkesan kurang cerdas bagi  pelakunya. Namun orang-orang yang optimis dan berjiwa besar lebih banyak belajar dari kesalahan daripada keberhasilan. Bagaimana bisa? Karena kesalahan sebenarnya sedang menuntun Anda untuk mempelajari kembali sesuatu yang terjadi. Bukan hanya itu, bahkan kesalahan bagi sebagian banyak orang mampu memimpin mereka untuk mengambil tindakan yang lebih baik. 

Kamis, 28 April 2016

Kapan Waktu Terbaik Untuk Memulai?



Barangkali ada sesuatu yang selalu ingin Anda kerjakan. Hasrat untuk mengerjakan sesuatu yang Anda cita-citakan. Mengapa Anda tidak mencoba mengerjakannya sekarang juga? Tidak sedikit orang yang bertanya, kapan waktu terbaik untuk memulai, berhijrah, mewujudkan cita-cita, pekerjaan, proyek? Jawaban terbaik adalah sekarng juga. Hari ini adalah saat paling sempurna untuk memulainya.

Setiap orang memiliki pola kerja yang berbeda. Ada yang ingin selalu sempurna dalam menyelesaikan sesuatu. Ada yang terus menyempurnakan apa yang telah dimulainya. Contohnya lihat saja buku, edisi terbaru, telah disempurnakan. Jika kita selalu menunggu sempurna kapan kita akan sampai ke tujuan?