Sejak kecil kita sering mendengar nasihat sederhana:
“Belajarlah yang rajin supaya pintar. Kalau pintar, nanti hidupmu akan sukses.”
Nasihat itu tentu tidak salah. Pendidikan dan pengetahuan dapat membuka banyak pintu kehidupan. Tetapi semakin dewasa, kita menemukan kenyataan yang ternyata tidak sesederhana rumus tersebut.
Ada orang yang sangat pintar, pendidikannya tinggi, gelarnya panjang, pengetahuannya luas, tetapi kehidupan ekonominya biasa-biasa saja.
Sebaliknya, ada orang yang mungkin tidak mempunyai gelar akademik tinggi, tetapi mampu membangun usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, membaca peluang, dan memperoleh kekayaan.
Lalu di mana letak persoalannya?
Kalau kepintaran membuat seseorang kaya, mengapa tidak semua orang pintar menjadi kaya?
