Tampilkan postingan dengan label RAMADHAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RAMADHAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Maret 2025

Air dan Kurma di Antrian Terakhir


Aroma nasi kebuli dan gorengan hangat memenuhi udara, menggodai perut yang sudah 14 jam berpuasa. Tapi ketika giliran Rizal tiba, yang ia terima hanya segelas air putih dan tiga butir kurma. Di belakangnya, tawa riang teman-temannya terdengar sambil membawa nampan penuh kue, ayam goreng, dan sirup merah. Hatinya berdesir: mengapa hanya dia yang dapat jatah seadanya?

Rizal menggeser sandal jepitnya di lantai masjid yang dingin, antrian panjang untuk buka puasa di Masjid Al-Mabrur membuat kakinya pegal. Masjid itu terkenal dengan hidangan istimewanya setiap Ramadan—nasi kuning, sop daging, sampai kolak pisang. Tahun lalu, ia bahkan membawa pulang kardus berisi roti canai untuk sahur. Tapi sore ini, panitia berbisik lirih, "Maaf, Nak, stok habis. Ini saja yang tersisa."

Sabtu, 01 Maret 2025

Doa Nabi di Awal Bulan untuk Keamanan, Iman, Keselamatan, dan Kekuatan Islam


Alhamdulillah, kita telah memasuki 1 Ramadan, bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan. Saat yang istimewa ini adalah momen tepat untuk memanjatkan doa Nabi di awal bulan, memohon keamanan, iman, keselamatan, dan kekuatan Islam. Doa ini menjadi lebih bermakna karena kita menyambut Ramadan, bulan yang dinantikan oleh seluruh umat Islam.

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk selalu memohon keamanan, iman, keselamatan, dan kekuatan Islam di setiap awal bulan. Doa ini menjadi sangat relevan saat ini, karena kita memulai perjalanan suci Ramadan dengan penuh harapan dan ketakwaan.


Doa Nabi di Awal Bulan

Doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk dibaca di awal bulan adalah sebagai berikut:

“Allahumma ahillahu ‘alaina bil-amni wal-iman, was-salamati wal-islam, rabbi wa rabbukallah.”

Artinya: “Ya Allah, tampakkanlah bulan ini kepada kami dengan membawa keamanan dan iman, keselamatan dan Islam. Rabb-ku dan Rabb-mu (wahai bulan) adalah Allah.”


Doa Nabi Menyambut Ramadan

Selain doa di awal bulan, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan doa-doa khusus ketika menyambut Ramadan. Salah satunya adalah doa yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi:

“Allahumma sallimni li Ramadan, wa sallim Ramadan li, wa sallimhu minni.”

Artinya:

“Ya Allah, selamatkanlah aku untuk (menyambut) Ramadan, selamatkanlah Ramadan untukku, dan selamatkanlah (amal ibadahku) dariku selama Ramadan.”

Doa ini menunjukkan betapa Nabi SAW sangat mengharapkan keselamatan dan keberkahan dalam menyambut Ramadan. Beliau memohon agar dirinya, bulan Ramadan, dan amal ibadahnya selama Ramadan semuanya diberi keselamatan oleh Allah SWT.

Senin, 06 Juni 2016

Bagaimana Kebiasaan Rasulullah dan Sahabat Ketika Ramadhan ?


Ketahuilah bahwa Rasulullah Sholaullohhu ‘Alaihi Wassalam adalah sosok yang ma’shum. Perkataannya baik, perbuatannya shaleh, dan hatinya suci. Allah selalu menjaganya secara lahir dan batin, yang tampak dan yang tersembunyi, dan meridainya untuk dijadikan panutan manusia.
“Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. “ (Q.S. AL-Ahzab [33]: 21)
Hati, perkataan, serta perbuatan beliau pasti mulia. Dialah orang yang selalu mendapat limpahan rahmat dari Allah, baik tinggal di rumah atau dalam perjalanan. Dia orang yang telah disucikan Allah lahir dan batin, serta selalu dijaga akhlak, perbuatan, dan perkataannya. 

“Dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (Q.S. AL-Qalam [68]: 4)
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah Lembut terhadap mereka. sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu[246]. Kemudian apabila kamu Telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (Q.S. Ali-Imran [3]: 159)
[246]  Maksudnya: urusan peperangan dan hal-hal duniawiyah lainnya, seperti urusan politik, ekonomi, kemasyarakatan dan lain-lainnya.
“Sungguh Telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi Penyayang terhadap orang-orang mukmin. “ (Q.S. At-Taubah [9]: 128)
Apabila semua ini disadari, sudah seharusnya setiap mukmin yang ingin membersihkan diri, mengikuti semua ajaran Rasulullah Sholaullohhu ‘Alaihi Wassalam. Karena beliau adalah panutan setiap orang yag bertauhid untuk sampai menuju surga.

Kamis, 18 Juni 2015

Ramadhan Memanusiakan Manusia


Dengan nama Alloh yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Alhamdulillah, ini hari pertama kita memasuki bulan suci ramadhan 1436 H. Dengan rahmat-Nya kita bisa berjumpa dengan bulan yang penuh kemuliaan. Semoga di bulan ini kita memiliki tekad yang kuat, semangat yang berobar-kobar untuk menjadi Hamba Alloh yang meraih peredikat Takwa.

Sahabat, salah satu Fungsi Ramadhan adalah bulan latihan. Latihan apa? Latihan menjadi manusia yang seutuhnya. Karena kita lihat hari ini di berbagai media sosial, televisi, koran, berbagai keburukan, korupsi, pembunuhan, perkelahian, kemaksiatan terjadi di mana-mana. Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena manusia ada yang berubah menjadi setengah manusia atau setengah hewan. Prilakunya tidak mencerminkan kemuliaan yang telah Alloh berikan kepada mereka.

Pertanyaannya, lalu seperti apa dan bagaimana menjadi manusia yang seutuhnya? Manusia yang seutuhnya adalah manusia yang mampu menundukkan hawa nafsunya sesuai dengan petunjuk Alloh swt.

Ketika manusia tidak hidup berdasarkan petunjuk Alloh swt ketika itulah kita (perilaku) seperti binatang, bahkan lebih sesat dari binatang. Betapa banyak manusia yang dipandu oleh hawa nafsunya dalam hidup, sehingga nafsunya menjadi Tuhan bagi dirinya dan ia menjadi Hambanya.

Lalu indikasi keberhasilan ramadhan (Menjadi manusia seutuhnya) ?

Kamis, 28 Agustus 2014

Menenun Pakaian Takwa di Bulan Ramadhan

Menenun Pakaian Takwa
Alhamdulillah atas nikmat yang Alloh anugrahkan yang tidak terhitung nikmatnya, dan jika kita ingin menghitungnya tidak akan bisa. Bulan Ramadhan tidak terasa sudah lebih satu bulan berlalu. Banyak kenangan indah yang selalu hadir di pikiran dan perasaan saya. Kerinduan itu hingga kini masih terbayang.

Kegiatan keagamaan sangat semarak, mulai dari televisi, media cetak, masjid, mushola, dan berbagai tempat lainnya dihiasi dengan suasana ramadhan. begitu banyak hikmah dan ilmu yang kita dapat dari tausiah para ustadz, para ulama, tentang iman, islam, dan kehidupan.

Selasa, 09 Juli 2013

Muslim Detroit : Ramadhan Sebuah Revolusi

Ramadhan Sebuah Revolusi
Muslim AS di wilayah Detroit  merindukan  dimulainya bulan puasa

“Ramadhan mengangkat Anda secara rohani,” ujar Zainab Chami, guru SMA berusia  29 tahun di Dearborn, yang dikutip oleh Detroit Free Press pada hari Senin, tanggal 8 Juli.

“Ada kebangkitan spiritual. Perasaan tak terlukiskan. ” paparnya.

Puasa selama berjam-jam panjang di musim panas, dia berpikir bahwa hari-hari Ramadhan akan menjaga dirinya terfokus pada imannya.

Meski merasa lapar atau haus, “Saya menjadi lebih sabar” selama bulan Ramadhan, katanya.

Senin, 08 Juli 2013

Ramadhan dan Training Manajemen Syahwat

Training Manajemen Syahwat

Marhaban Yaa Ramadhan; Bulan Sejuta Pesona

Sejak bumi dan langit diciptakan, Allah menetapkan 12 bulan dalam setahun (QS. At-Taubah : 36). Itulah perhitungan waktu yang berlaku sepanjang sejarah manusia, sejak Adam hadir ke bumi sampai kiamat terjadi. 

Satu dari 12 bulan tersebut bernama Ramadhan. Pernahkah kita bertanya dalam diri : Kenapa Allah wajibkan kita di bulan Ramadhan untuk melaksanakan shaum (menahan diri) selama sebulan penuh dari terbit fajar sampai tenggelam mata hari serta qiyam (berdiri beribadah) di malam harinya?

Menariknya lagi, setiap tahun Ramadhan datang menemui kita tanpa kita minta. Tanpa diundang ia datang membawa sejuta pesona dan keistimewaan serta memberikan berbagai manfaat dalam hidup dan kehidupan kita. Tujuannya tak lain kecuali agar kita setiap tahun mendapat kesempatan mengikuti Training Manajemen Syahwat secara Cuma-Cuma.

Ramadhan adalah salah satu bentuk kasih sayang Allah pada kita, agar kita dapat kesempatan mengikuti Training Manajemen Syahwat tersebut secara intensif dan berulang-ulang. Hal tersebut disebabkan karena syahwat adalah ancaman permanen terbesar dalam diri orang-orang beriman. 

Syahwat bisa membinasakan kehidupan kita, baik di dunia maupun di akhirat. Syahwat bisa membutakan mata hati dan pikiran kita sehingga yang haram menjadi halal, yang halal menjadi haram, yang baik menjadi buruk, yang buruk menjadi baik dan seterusnya.

Kamis, 16 Agustus 2012

Meraih Seribu Bulan

RIndu ke Baitulloh
Salah satu keistimewaan bulan ramadhan  adalah lailatul qadr atau malam seribu bulan. Konon Allah menganugrahkan lailatul qadr kepada umat islam karena usia umat islam lebih pendek dibandingkan dengan  usia umat-umat yang lalu.

Untuk menganugrahi umat islam kesempatan berusia panjang. Allah swt memberikan  kesempatan kepada setiap umat untuk meraih usia yang panjang tetapi dalam kualitasnya bukan kuantitasnya.

Oleh karena itu, sementara ulama membedakan antara usia dan umur. Usia adalah keberadaan anda dipentas bumi ini dan umur adalah masa yang anda isi untuk memakmurkan jiwa anda.

Sahabat, kita tidak pernah tahu apakah kita akan bertemu dengan bulan yang mulia ini. Tetapi yakinlah, untuk selalu mengamalkan kebaikan yang sudah kita lakukan selama bulan ramadhan. Ingatlah, bahwa Ramadhan akan segera pergi, tetapi Allah akan selalu ada di setiap waktu.

Apa yang sebenarnya dimaksud dengan Lailatul Qadr?
Mungkin kita sering mendengar bahwa kita dianjurkan untuk beriktikaf dan mencari malam lailatul Qadr, akan tetapi tahukah kita apa yang dimaksud dengan lailatul qadr itu dan kenapa ia begitu penting untuk diraih oleh umat muslim?

Selasa, 02 Agustus 2011

Islam dan Integrasi Sosial

Gong Perdamaian Dunia
Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dirindu yang menyimpan banyak kemuliaan yang disediakan khusus kepada umat islam dalam meraih kemuliaan dan ampunan-Nya. Tidak heran selama bulan ramadhan, hampir seluruh stasiun TV menayangkan siaran dakwah seputar ramadhan.

Bulan ini juga mendatangkan kesejahteraan bagi para pencari nafkah dengan semangat mencari ridho Allah dan semangat berbagi semuanya berkumpul saling sapa. Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim jangan ketinggalan untuk mensyiarkan Agama Allah ini ke seluruh umat manusia. Paling tidak, kita sebagai umat islam lebih memahami agama ini dan umat non islam dapat meluruskan persepsinya menggenai islam yang sering dikabarkan sebagai agama kekerasan.

Islam merupakan agama yang menegakkan nilai-nilai perdamaian. Saling menghargai perbedaan antar sesama dan selalu berusaha untuk mewujudkan keharmonisan dalam bermasyarakat dengan berbagai agama di luar islam sekalipun.

Islam dalam salah satu makna Harfiahnya adalah damai. Masuk islam berarti berada dalam agama yang menjunjung tinggi hidup damai. Nabi Muhammad dan kaum muslimin pada fase awal pun telah mengukir kisah sukses dalam menegakkan perdamian. kaum anshar dan muhajirin, bahkan yahudi dan nasrani yang berada di Madinah, dipersatukan menjadi kekuatan sosial yang saling menopang kebangkitan umat.