Kamis, 22 Januari 2026

Tadabbur QS. Al-‘Ankabūt: 41: Rumah Laba-laba dan Sandaran Hidup


Terkadang, dalam hidup ini kita sering merasa nyaman dengan apa yang tampak kuat di luar, dengan apa yang memberi rasa aman sementara, seperti laba-laba yang membuat rumah dari jaring-jaring halusnya. Namun, apa yang tampak kokoh seringkali rapuh di dalam. Itulah pesan mendalam yang disampaikan oleh QS. Al-‘Ankabūt: 41, ayat yang menggambarkan perumpamaan luar biasa tentang ketergantungan manusia pada selain Allah.

Rumah Laba-laba: Sebuah Ilustrasi Kehidupan

Laba-laba membangun rumahnya dengan teliti, namun rumah itu sangat rapuh. Benang-benangnya, meskipun sangat kuat secara material, tidak mampu melindungi dari hujan deras atau angin kencang. Begitu pula dengan segala sesuatu yang kita jadikan sandaran selain Allah, sekilas tampak memberi perlindungan, namun dalam ujian besar, ia bisa runtuh begitu saja.

Kita sering kali menggantungkan harapan pada banyak hal yang tampak menjanjikan: kekayaan, status sosial, hubungan manusia, atau bahkan kecerdasan kita sendiri. Namun, ketika krisis datang, apa yang tampak kuat bisa hancur dalam sekejap, meninggalkan kita dalam ketidakberdayaan dan kekosongan.

Selasa, 20 Januari 2026

Lebih Produktif Tanpa Menambah Jam Kerja: Kuncinya Fokus, Bukan Sibuk



Pernah merasa hari terasa selalu kurang? Pekerjaan menumpuk, daftar tugas tak kunjung habis, dan akhirnya kita berpikir: “Sepertinya saya harus kerja lebih lama.”

Padahal, masalahnya sering kali bukan kekurangan waktu, melainkan cara kita menggunakan waktu itu sendiri.

Saya masih ingat salah satu hadits yang paling berkesan diajarkan oleh guru saya adalah sabda Rasulullah ﷺ:

“Di antara kebaikan (kesempurnaan) Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.”
(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah).

Ini berarti menghemat waktu dan tenaga untuk hal-hal yang membawa manfaat bagi agama, dunia, serta akhirat, baik dalam perkataan, perbuatan, pikiran, maupun pandangan.

Banyak orang sibuk dari pagi sampai malam, tapi hasilnya terasa biasa saja. Sebaliknya, ada juga orang yang jam kerjanya relatif normal, namun bisa menyelesaikan banyak hal penting. Bedanya ada pada fokus, pilihan, dan keberanian untuk menyederhanakan.

Berikut beberapa prinsip sederhana yang bisa membantu Anda melakukan lebih banyak hal, tanpa harus menambah jam kerja.

Rabu, 14 Januari 2026

Waktu Tidak Pernah Menunggu



 “Waktu tidak pernah menunggu. Siapa yang lalai, ia akan tertinggal. Maka gunakanlah setiap detik untuk mendekat kepada Allah.” – Aa Gym

Pagi ini saya kembali diingatkan tentang satu hal yang sering kita anggap biasa, padahal dampaknya luar biasa: waktu. Dalam kajian MQ pagi, Aa Gym menyampaikan dengan cara yang sederhana namun menohok, bahwa waktu tidak pernah berhenti berjalan, tidak pernah menunggu kesiapan kita, dan tidak memberi kesempatan untuk diulang.

Kamis, 01 Januari 2026

Mengapa Pemimpin Hebat Selalu Menjaga Kesehatan Mental Sebelum Mengejar Target?


 Refleksi penting buat pemimpin, pengusaha, dan siapa pun yang ingin berkembang secara berkelanjutan.

Dalam dunia kepemimpinan dan kewirausahaan, yang sering jadi sorotan bukan strategi atau angka penjualan,  melainkan beban mental yang tak terlihat yang harus ditanggung para pemimpin. Ternyata, kemampuan seseorang dalam mengelola kesehatan mentalnya langsung memengaruhi semua keputusan penting yang ia buat sehari-hari.